ARTIKEL MENGENAI DIGITAL LITERACY

 ARTIKEL MENGENAI DIGITAL LITERACY


Pengertian Digital Literacy


Secara bahasa, literasi (literacy) atinya melek huruf atau kecakapan membaca dan menulis. Maka, secara bahasa, literasi digital adalah kemampuan membaca dan menulis dalam teknologi digital.

Literasi adalah istilah umum yang merujuk kepada seperangkat kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu.

Jadi, pengertian literasi digital adalah kemampuan dan wawasan seseorang dalam aspek pemanfaatan teknologi digital, alat komunikasi, membuat dan mengevaluasi informasi dengan sehat dan cermat serta patuh kepada hukum dalam kehidupan.

Digital literacy bukan hanya sekedar kemampuan membaca informasi di media digital, tetapi juga kemampuan untuk mencari, mengidentifikasi, mengevaluasi, dan menggunakan informasi yang didapatkan.

Jadi, seseorang dikatakan memiliki kemampuan digital literacy yang baik apabila dia bisa cakap membaca dan mengolah informasi dari beragam media di internet, smartphone, dan sumber digital lainnya.

Digital literacy tanpa diragukan lagi adalah kemampuan yang kamu mungkin tanpa sadar gunakan setiap hari selama berselancar di internet dan menggunakan teknologi. 

Sayangnya, tidak semua orang memiliki tingkat kemampuan digital literacy yang baik. 

Jika kamu ingin berhasil dalam memanfaatkan teknologi untuk kesuksesanmu di berbagai bidang, kamu harus terus mengasah kemampuan digital literacy yang kamu miliki.

Tantangan Digital Literacy

Literasi digital setidaknya memiliki dua tantangan yang harus dihadapi. Tantangan ini bisa diatasi dengan menerapkan literasi digital dalam setiap penggunakan teknologi informasi dan komunikasi. Berikut penjelasannya:
  • Arus Informasi yang Banyak
Tantangan paling kuat dari literasi digital adalah arus informasi yang banyak. Artinya masyarakat terlalu banyak menerima informasi di saat yang bersamaan. Dalam hal inilah literasi digital berperan, yakni untuk mencari, menemukan, memilah serta memahami informasi yang benar dan tepat.

  • Konten Negatif
Konten negatif juga menjadi salah satu tantangan era literasi digital. Contohnya konten pornografi, isu SARA dan lainnya. Kemampuan individu dalam mengakses internet, khususnya teknologi informasi dan komunikasi, harus dibarengi dengan literasi digital. Sehingga individu bisa mengetahui, mana konten yang positif dan bermafaat serta mana konten negatif.    






Manfaat Digital Literacy

Menurut Brian tahun 2015 dalam jurnal yang ditulis oleh Maulana (Maulana, 2015) menjelaskan 10 manfaat literasi digital yaitu sebagai berikut:

1. Menghemat Waktu
    Dalam penggunaan Digital Literacy pengguna tidak harus mengunjungi langsung tempat tujuan untuk mendapatkan informasi. Proses itu membutuhkan waktu yang sangat jauh lebih lama dibandingkan memanfaatkan media elektronik.

2. Belajar Lebih Cepat
    Dalam Digital Literacy seseorang yang ingin menemukan informasi dapat dilakukan dengan cepat hanya dengan menggunakan media elektronik seperti komputer dan smartphone. Dalam hitungan detik pengguna dapat mendapatkan informasi yang diinginkan tanpa bersusah payah mencari secara manual.

3. Menghemat Uang
    Dalam pemanfaatan Digital Literacy keuntungan seseorang yang dapat dirasakan salah satunya adalah menghemat uang. Penghematan uang dapat dirasakan jika pengguna menggunakan media digital dalam melakukan pembelian secara online.

4. Selalu Memperoleh Informasi Terkini
    Kehadiran informasi digital terpercaya akan membuat seseorang akan selalu memperoleh informasi baru. Pada era digital saat ini informasi dapat berubah alam hitungan detik, informasi yang begitu banyak dan beragam dapat mempengaruhi sudut  pandang masyarakat akan berita yang dipublikasikan.

5. Selalu Terhubung
    Mampu menggunakan beberapa aplikasi yang dikhususkan untuk proses komunikasi. Maka akan membuat orang akan selalu terhubung. Dalam hal-hal yang bersifat penting dan mendesak. Maka ini akan memberikan manfaat tersendiri.

6. Membuat Keputusan yang Lebih Baik
    Digital Literacy membuat individu dapat membuat keputusan yang lebih baik karena ia memungkinkan mampu untuk mencari informasi, menganalisis, dan membandingkannya kapan saja.

7. Dapat Membuat Seseorang Bekerja
    Dengan Digital Literacy, maka ini dapat membantu pekerjaan sehari-hari terutama yang berkaitan dengan pemanfaatan komputer seperti penggunaan aplikasi-aplikasi seperti aplikasi manajemen dokumen ilmiah.

8. Membuat Lebih Bahagia
    Dalam pandangan Brian Wright, di internet banyak sekali berisi konten-konten seperti gambar atau video yang bersifat menghibur. Oleh karenanya, dengan mengaksesnya bisa berpengaruh terhadap kebahagiaan seseorang. Liburan adalah hal penting bagi masyarakat untuk menjaga kewarasan pikiran dan relaksasi anggota tubuh.

9. Mempengaruhi Dunia
    Di internet tulisan-tulisan yang dapat mempengaruhi pemikiran para pembacanya. Dengan penyebaran tulisan melalui media yang tepat akan memberikan kontribusi terhadap perkembangan dan perubahan dinamika kehidupan sosial yang dapat mempengaruhi dunia dari masa ke masa.

10. Membuat Lebih Aman
    Sumber informasi yang tersedia dan bernilai di internet jumlahnya sangat banyak. Ini bisa jadi referensi ketika mengetahui dengan tepat sesuai kebutuhannya. Sebagai masyarakat yang paham akan literasi dalam dunia digital saat ini banyak informasi yang memang diragukan kebenarannya. Namun, jika masyarakat mengambil langkah yang tepat informasi digital ini pun bisa dimanfaatkan untuk mencari informasi yang sebenar-benarnya.






Contoh Digital Literacy

  • Digital Literacy di Rumah
1. Melakukan penelusuran dengan menggunakan Browser
2. Mendengarkan musik dari layanan streaming resmi
3. Melihat Tutorial memasak dari Intenet
4. Menggunakan Laptop yang tersambung ke internet untuk mengerjakan tugas atau pekerjaan.


Komentar